Thursday, November 23, 2017

Butuh Pendekatan Agama Untuk Mempertahankan Organisasi


Bisa maki’ naik ke atas? Mau dimulai materi, ,” kata Pak Salam, salah satu staf Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Sulawesi Selatan kepada Hardian, Thorgib, Sike dan saya yang baru saja menyelesaikan makan malam penuh cerita.

Kami berempat mewakili PCMI Sulsel sebagai peserta kegiatan Temu Koordinasi Forum Bina Kepemudaan Tahun Anggaran 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 November 2017 di Hotel Prima.

Satu per satu peserta kegiatan masuk di meeting room di lantai 3. Bersama ketiga teman saya dari PCMI Sulsel, kami duduk di kursi paling depan untuk bisa menyimak materi dengan judul “Sinergitas Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Untuk Pemberdayaan Pemuda” yang dibawakan oleh Kak Apo dari  Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR). Kak Apo membawakan materi dengan penuh semangat disertai dengan contoh-contoh nyata pengalaman yang membuat para audiens terkesima dengan materinya.


Selain penjelasan banyak tentang kerja-kerja LSM, kak Apo juga memaparkan bahwa LSM itu seharusnya:
ada untuk publik/masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi
harus terkonsolidasi, tidak terpecah dalam kepentingan pragmatis
fokus pada penguatan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, politik dan budaya
pro aktif melakukan kebijakan yang tidak pro publik
terus memperkuat kapasitasnya 


Selesai memaparkan presentasinya, dibukalah 2 sesi pertanyaan. Meski awalnya, moderator hanya membatasi 1 sesi, tapi para audiens tetap semangat dan meminta waktu lagi untuk bertanya, termasuk saya yang mempertanyakan cara mempertahankan organisasi sehingga bisa belajar dari organisasi seperti LAPAR yang sudah bertahan lebih dari 1 dekade. Kak Apo menjawab dengan sederhana, tapi penuh penghayatan “untuk mempertahankan organisasi, butuh kuatkan pada pendekatan agama. Selain itu menjaga idealisme dan tidak serta merta menerima dana program. Wah betul juga yah kak Apo, apapun kalau pendekatan agama masing-masing individu di organisasi itu kuat, penyatuan visi dan misi organisasi akan lebih mudah adanya. 

0 comments:

Post a Comment